Ketahui Ini 4 Penyebab Lutut Bengkak serta Cara Menanganinya
Penyebab lutut bengkak biasanya terjadi akibat cedera maupun berbagai penyakit sendi, seperti osteoarthritis, septic arthritis dan rheumatoid arthritis. Kondisi lutut bengkak dapat menyerang siapa saja tanpa memandang umur. Tetapi, risiko tinggi terjadi pada orang-orang berusia lanjut dan penderita obesitas.
Nah, bagi Anda yang penasaran dengan penyebab lutut bengkak, gejala dan cara menanganinya, yuk langsung simak penjelasannya di bawah ini.
Bagaimana Tanda-tanda atau Gejala Lutut yang Bengkak?

Gejala lutut bengkak dapat Anda rasakan tergantung penyebab dan kondisi pembengkakannya, apakah ringan atau parah, terasa nyeri, kemerahan, demam hingga menggigil. Lutut yang bengkak juga dapat Anda lihat dari memar atau kaku, sehingga menyebabkan kesulitan berjalan.
Kesehatan pada lutut juga wajib diperhatikan. Berikut beberapa tanda atau gejala lutut bengkak yang bisa Anda ketahui, yaitu:
- Pembengkakan: Kulit sekitar tempurung lutut terlihat lebih menonjol daripada lutut normal.
- Sakit: Tergantung penyebab penumpukan cairannya, lutut bengkak biasanya sering terasa sakit dan membuat Anda tak sanggup untuk berjalan.
- Kaku: Sendi lutut yang mengalami pembengkakan mengandung cairan dengan jumlah berlebih. Sehingga, Anda akan kesulitan menekuk atau meluruskan kaki sepenuhnya.
Apa Saja Penyebab Lutut Bengkak yang Umum Terjadi?
Berikut beberapa penyebab lutut bengkak yang sering terjadi, yaitu:
1. Cedera
Penyebab lutut bengkak pertama bisa terjadi karena cedera akibat benturan, hentakan, pukulan maupun luka sayatan atau tusukan. Cedera ini bisa juga terjadi akibat tekanan kuat secara terus-menerus pada area lutut dan postur yang salah saat memutar lutut.
Munculnya bengkak pada lutut biasanya tergantung pada area lutut yang cedera. Ada yang langsung bengkak saat itu juga, tetapi ada pula yang mesti menunggu selama 24-36 jam kemudian.
Beberapa jenis cedera lutut, seperti terkilir, keseleo, cedera ligamen ACL, meniskus robek, cedera ligamen MCL, sendi geser, hiperekstensi lutut, patah tulang sampai sindrom nyeri patellofemoral.
2. Osteoarthritis
Osteoarthritis adalah salah satu jenis radang sendi yang umum terjadi. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit dan bengkak pada area persendian dan kerusakan pada tulang rawan.
Jika tulang rawan pada lutut rusak, maka tulang tungkai akan saling bergesekan yang mengakibatkan pembengkakan serta gangguan pergerakan pada sendi lutut.
3. Septic Arthritis
Radang sendi ini disebabkan oleh kuman, seperti virus, bakteri dan jamur yang mengakibatkan infeksi pada jaringan serta cairan sekitar sendi. Biasanya, kondisi septic arthritis dimulai dari bagian tubuh lain yang menyebar melalui aliran darah hingga sendi. Gejalanya berupa rasa nyeri, demam, peradangan serta pembengkakan pada persendian yang mengalami infeksi, termasuk lutut.
4. Rheumatoid Arthritis
Rheumatoid arthritis termasuk ke dalam salah satu penyebab lutut bengkak yang merupakan peradangan sendi akibat gangguan autoimun. Tak seperti osteoarthritis, kerusakan akibat rheumatoid arthritis cukup parah karena mencapai lapisan luar sendi, tulang serta area sekitar sendi. Kondisi radang sendi ini dapat menyebabkan pembengkakan pada pergelangan tangan, kaki dan lutut.
Apa Saja Faktor Risiko yang Meningkatkan Lutut Bengkak?
Beberapa faktor risiko yang meningkatkan lutut bengkak, antara lain:
- Usia: Bisa jadi perkembangan pembengkakan lutut terjadi akibat bertambahnya usia.
- Obesitas: Kelebihan berat badan menjadi salah satu faktor utama lutut bengkak. Pasalnya, obesitas mampu meningkatkan risiko Anda terkena osteoarthritis. Sebab, kelebihan berat badan menempatkan tekanan pada sendi lutut yang berpengaruh terhadap jaringan dan sendi serta regenerasi lutut.
- Olahraga: Olahraga juga bisa meningkatkan risiko lutut bengkak, terutama olahraga yang melibatkan memutar lutut, salah satunya basket. Pemain basket rentan mengalami cedera lutut dan menyebabkan pembengkakan pada area lutut tersebut.
Cara Mengurangi Pembengkakan dan Rasa Nyeri pada Lutut
Supaya pembengkakan dan rasa nyeri pada lutut dapat berkurang, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut:
-
Istirahatkan Lutut Anda
Jika lutut mengalami pembengkakan akibat cedera atau peradangan sendi, pastikan untuk menghentikan sementara aktivitas yang Anda lakukan. Istirahatkan sejenak lutut untuk mengurangi rasa nyeri dan pembengkakannya.
-
Beri Bantalan pada Lutut
Ketika sedang berbaring, Anda bisa memposisikan lutut yang bengkak lebih tinggi dari dada. Letakkan bantalan di bawah lutut sebagai penyangga untuk mengurangi rasa nyeri.
-
Kompres Menggunakan Es Batu
Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah mengompres lutut yang bengkak dengan es batu. Lakukan pengompresan selama 10-20 menit, setidaknya 3x dalam sehari untuk mengurangi pembengkakan dan mencegahnya semakin parah.
-
Konsumsi Obat Anti Nyeri
Terakhir, Anda dapat mencoba obat anti nyeri untuk lutut bengkak, seperti golongan obat antiinflamasi nonsteroid dan paracetamol. Konsumsi obat sesuai dosis tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter.
Demikian informasi seputar gejala, penyebab lutut bengkak dan cara mengatasinya yang bisa Anda ketahui. Anda dapat mencoba cara-cara di atas untuk menangani bengkak dan sakit pada lutut. Namun, kalau bengkaknya makin parah, nyeri dan sulit digerakkan, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk penanganan lebih tepat.
